Mengenal Dimensi Ukuran Truk,

Mengenal Beberapa Istilah Seputar Ukuran atau Dimensi Kendaraan Truk

Ada beberapa faktor yang perlu Sahabat Fuso perhatikan saat merancang karoseri truk. Pertama, karoseri perlu dibuat menyesuaikan dengan jenis dan kebutuhan bisnis. Kedua, ukuran atau dimensi kendaraan juga perlu dibuat sesuai dengan karoseri yang ingin dibuat. Terakhir, namun yang paling penting, Sahabat Fuso juga perlu menyesuaikan karoseri dengan standar regulasi yang telah dibuat oleh pemerintah dengan menyesuaikan spesifikasi kendaraan.

Dalam merancang atau mendesain karoseri, tak jarang Sahabat Fuso akan dihadapi oleh berbagai istilah seputar ukuran atau dimensi kendaraan truk. Mari mengenal berbagai istilah seputar ukuran atau dimensi kendaraan truk melalui ulasan berikut :

Mengenal Dimensi Ukuran Truk,
  1. Panjang Keseluruhan atau Overall Length (OAL)
    Overall Length (OAL) adalah istilah untuk menggambarkan panjang keseluruhan kendaraan. OAL mencakup aksesoris yang paling luar, baik di bagian depan dan belakangnya seperti bumper, lampu belakang, dll. Dalam pengukuran panjang keseluruhan kendaraan truk, tailgate dan bagian menonjol lainnya harus sudah terpasang pada posisinya masing-masing. Sementara itu, kaca spion paling luar tidak termasuk dalam pengukuran yang satu ini.
  2. Lebar Keseluruhan atau Overall Width (OAW)
    Overall Width (OAW) adalah lebar maksimum kendaraan. Perhitungan OAW mencakup aksesoris dan peralatannya. Dalam perhitungan lebar keseluruhan, bagian menonjol dari kaca spion luar depan tidak termasuk dalam pengukuran.
  3. Tinggi Keseluruhan atau Overall Height (OAH)
    Overall Height (OAH) adalah jarak dari tanah ke titik tertinggi dari kendaraan. Saat mengukur tinggi keseluruhan kendaraan truk, ban Harus dipompa sesuai dengan tekanan yang telah direkomendasikan. Sementara itu, bagian antena harus pada posisi terendah agar perhitungan tinggi keseluruhan lebih akurat.
  4. Jarak Sumbu Roda atau Wheelbase (WB)
    Pada kendaraan truk yang memiliki dua gardan/axle (4×2), Wheelbase adalah jarak Antara garis tengah dari gardan depan dan belakang. Sementara itu, pada kendaraan yang memiliki tiga gardan (6×2 / 6×4), Wheelbase adalah jarak antara garis tengah dari gardan depan dan gardan nomor tiga.
  5. Julur Depan atau Front Over Hang (FOH)
    Front Over Hang (FOH )adalah jarak antara garis tengah gardan depan dengan bagian depan kendaraan.
  6. Julur Belakang atau Rear Over Hang (ROH)
    Rear Over Hang (ROH) adalah jarak antara garis tengah gardan belakang dengan bagian ujung belakang kendaraan.
  7. Cab to end
    Cab to End adalah jarak Antara bagian belakang kabin sampai dengan ujung belakang kendaraan
  8. Lebar Jejak atau Tread
    Tread adalah jarak antara garis tengah dari ban kiri dan ban kanan. Pengukuran lebar jejak pada susunan ban ganda diambil dari titik tengah dari masing-masing pasangan ban. Saat dikendarai, truk yang memiliki tread lebih lebar akan lebih stabil karena hanya mengalami sedikit gerakan menyamping. Truk dengan tread lebih lebar juga kecil kemungkinan akan tergelincir (slip). Meskipun demikian, radius putar (turning radius) akan menjadi lebih besar karena kondisi tread yang lebih lebar.
  9. Ground Clearance (GC)
    Ground clearance adalah jarak antara titik terendah dari truk dengan permukaan tanah. Pada umumnya, bagian paling bawah housing gardan belakang adalah titik terendah dari sebuah kendaraan truk. Truk dengan ground clearance besar, lebih cocok untuk dioperasikan pada daerah off-road.

Sembilan poin diatas perlu Sahabat Fuso perhatikan dalam memilih kendaraan niaga dan merancang karoseri yang dibutuhkan. Dengan memperhatikan ukuran secara detail, kendaraan niaga Sahabat Fuso akan sesuai dengan regulasi dan membuat bisnis berjalan lebih efektif.

Has one comment to “Mengenal Dimensi Ukuran Truk”

You can leave a reply or Trackback this post.

Tinggalkan Pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.