Berbisnis ditengah kondisi new normal,

fase new normal atau kondisi normal yang baru telah diberlakukan oleh Pemerintah. Bagi Anda pemilik usaha, sudahkah siap dengan adaptasi perubahan ini? Saat pandemi melanda, banyak usaha yang melakukan penyesuaian strategi bisnis supaya tetap bertahan.

Berbisnis ditengah kondisi new normal

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan perihal hadirnya fase baru ini, terutama pada perubahan perilaku masyarakat yang dipaksa harus lebih memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan, terbatasnya ruang gerak, serta kegiatan yang kini beralih ke platform digital. Dari sisi bisnis, fase new normal menyebabkan konsumen yang lebih berfokus pada nilai dan fungsi, dibanding dengan produk untuk memenuhi keinginan semata. Perubahan lainnya juga terlihat dari sistem berbelanja yaitu secara online atau melakukan transaksi melalui beragam aplikasi.

Dengan adanya perubahan perilaku konsumen seperti itu, pemiliki usaha perlu melakukan adaptasi dengan mengubah strategi yang lebih baik. Beberapa strategi dapat dilakukan seperti berikut:

Pahami konsumen

Memahami konsumen dapat dilakukan dengan riset mendalam terhadap pasar yang dituju. Salah satu caranya ialah menggali consumer’s insight. Consumer’s insight ini akan menghasilkan apa yang benar-benar konsumen inginkan dari dalam hatinya. Jadi dengan menggali consumer’s insight, hasil yang didapat bisa berupa kebutuhan, keinginan atau selera, serta opini dari produk. Hasil tersebut juga dapat dikembangkan untuk memahami perubahan perilaku pembelian seperti, apakah daya beli menurun, apakah sistem online lebih disukai, bagaimana prioritas pembelian produk, dan lainnya. Dari data tersebut dapat dijadikan bahan evaluasi untuk menentukan harga, produk, dan pola promosi selanjutnya.

Posisi brand

Perlu dilihat bagaimana dan seperti apa posisi brand di mata konsumen. Apakah brand memiliki nilai yang cukup besar dan apakah sudah cukup loyal di mata konsumen? Hal ini juga diperlukan agar perusahaan dapat mengevaluasi kondisi perusahaan, sehingga riset ini akan memengaruhi strategi apa yang bisa diambil kedepan. Misalnya jika posisi brand di mata konsumen masih pada tahapan awareness yang membutuhkan banyak atensi publik, maka strategi yang dilakukan dapat melalui promosi iklan di media sosial.

Memanfaatkan Platform Digital

Karena keterbatasan ruang gerak, kini aktivitas masyarkat beralih dan dilakukan secara virtual. Meski new normal telah diterapkan Pemerintah, namun kegiatan tatap muka secara masih akan dibatasi sehingga aktivitas virtual dengan memanfaatkan platform digital masih akan terus berlangsung selama beberapa waktu ke depan. Bagi para pebisnis, taka da salahnya untuk mencoba melakukan promosi iklan secara online, atau bahkan menyediakan platform transaksi secara online jika dibutuhkan.

Yang dilakukan KTB #SiagaMelayaniSaatPandemi

Sejak pertama kali PSBB diberlakukan, KTB berkomitmen untuk tetap dapat melayani konsumen. Berbagai upaya dilakukan, diantaranya jasa Home Service dan Program Cicilan Ringan. Hal ini dilakukan karena KTB memahami bahwa roda distribusi ekonomi harus tetap berjalan, sehingga banyak dari konsumen Mitsubishi Fuso tetap beroperasi di masa seperti ini. KTB juga memastikan konsumen tetap mendapatkan informasi melalui website, media sosial, telepon, messanger, hingga pertemuan virtual. Meski tidak dapat bertemu tatap muka secara langsung, seluruh Dealer Mitsubishi Fuso tetap melayani konsumen.

Protokol kesehatan diterapkan di seluruh operasional dan Dealer Mitsubishi Fuso, seperti menyediakan tempat cuci tangan bagi karyawan dan pengunjung, menggunakan masker dan atau face shield, memberlakukan physical distancing atau jaga jarak, serta penyemprotan disinfektan secara berkala. Protokol kesehatan juga diberlakukan bagi para mekanik dealer yang melayani Home Service, demi kenyamanan dan keselamatan konsumen.

Berbisnis ditengah kondisi new normal

KTB juga kerap memanfaatkan platform digital dalam memberikan program kegiatan yang biasanya disampaikan secara tatap muka langsung, kini dilakukan melalui jarak jauh. Misalnya dalam melakukan pelatihan Salesforce serta tenaga Mekanik.

Berbisnis di tengah kondisi new normal

Berbisnis di Tengah Kondisi New Normal

Tinggalkan Pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.