Beradaptasi dengan Perubahan Perilaku konsumen merupakan dasar yang digunakan oleh sebuah bisnis dalam menentukan target pasar dan juga memutuskan produk atau jasa apa yang sesuai untuk ditawarkan. Dengan begitu perusahaan bisa dengan mudah memenuhi kebutuhan konsumen sehingga transaksi jual beli dapat terjadi.

Namun, perilaku konsumen yang menjadi penentu terjadinya transaksi saat ini sulit ditebak. Misalnya saja dengan adanya perkembangan teknologi seperti saat ini, pembelian berbagai barang yang dulu dilakukan melalui transaksi tatap muka dengan datang ke toko, berubah menjadi transaksi online.

Sistem transaksi mungkin tidak menjadi masalah selama produk yang dibelinya tetap. Namun sayangnya, kebutuhan dan minat konsumen akan suatu produk juga terus berubah dari waktu ke waktu. Konsumen cenderung tertarik pada produk yang sedang viral meskipun proses mendapatkannya tidak mudah. Namun ketika masa viralnya berakhir, maka produk tersebut kemudian ditinggalkan begitu saja. Bahkan, untuk produk kebutuhan sehari-hari saja mereka bisa beralih ke brand lain ketika ada produk baru yang terlihat menarik.

Kondisi seperti inilah yang sering menyebabkan sebuah bisnis kesulitan untuk bertahan.

Beradaptasi dengan Perubahan Perilaku Konsumen

Aktif melakukan promosi digital
Buat iklan pada sosial media dan banner situs semenarik mungkin agar konsumen tertarik mengetahui produk Anda lebih lanjut. Sebab media iklan hingga saat ini tetap memegang peran penting untuk memengaruhi keputusan konsumen. Ketika iklan kreatif, menarik, dan membuat penasaran, maka konsumen akan semakin tertarik untuk membeli. Tidak ada salahnya juga jika sekali-sekali memberikan diskon untuk mempertahankan konsumen lama dan juga menarik konsumen baru untuk membeli.

Beradaptasi dengan Perubahan Perilaku Konsumen

Berikan pengalaman belanja yang baik
Word Of Mouth, sebuah strategi marketing yang sangat efektif untuk membantu penjualan atau bahkan sebaliknya. Ketika Anda berhasil memberikan kepuasan berbelanja pada seorang konsumen, mereka akan melakukan repeat order dan mempromosikan pada kerabatnya. Promosi ini efektif karena berdasarkan dari pengalaman berbelanja yang sudah dilakukan. Namun ketika Anda tidak memberi pelayanan yang baik, maka dampaknya justru sebaliknya. Konsumen tersebut bisa memengaruhi kerabatnya untuk memasukkan bisnis Anda ke dalam daftar blacklist. Anda tidak akan mengetahui siapa dan kapan konsumen yang memiliki pengaruh besar atas word of mouth ini melakukan transaksi, jadi sebaiknya perlakukan semua konsumen sama baiknya meskipun transaksinya bernilai tidak besar.

Bangun hubungan baik dengan konsumen
Jangan hanya menggunakan sosial media sebagai media promosi saja, tetapi juga sebagai media komunikasi dengan konsumen. Cara ini akan membantu Anda untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan dari produk yang Anda pasarkan. Dengan begitu Anda bisa mengatasi kekurangan tersebut untuk peningkatan kualitas. Selain itu, jalin komunikasi yang interaktif seperti memberikan kuis atau permainan dengan hadiah tertentu. Anda juga sebaiknya memberikan respon atas review yang diberikan oleh konsumen, baik itu positif maupun negatif.

Beradaptasi dengan Perubahan Perilaku Konsumen

Hal penting yang harus diperhatikan juga adalah, jangan terlalu fokus pada mencari konsumen baru dan mengabaikan konsumen yang sudah ada. Sebab, jika Anda berhasil memiliki konsumen yang loyal maka bisa menjadi pondasi bisnis untuk menguatkan bisnis Anda. Namun untuk membentuk loyalitas tersebut, tentunya Anda juga harus mampu memenuhi kebutuhan mereka dan juga selalu menjalin hubungan baik.

Tinggalkan Pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.